Roadshow Imelda Akmal

Laporan kegiatan roadshow Imelda Akmal

Tanggal 21 februari 2011 pkl 18.30 kemarin, bertempat di museum House of Sampoerna, penulis yang telah sering berkiprah menerbitkan buku-buku tentang arsitektur maupun interior yaitu Imelda Akmal melakukan kegiatan roadshow sekaligus peluncuran buku terbitan yang terbaru yaitu 50 houses + emerging dan 50 houses + villas.

Peserta yang datang menghadiri acara ini cukup banyak, terlihat adari kursi-kursi yang disediakan telah dipenuhi oleh peserta bahkan sampai ada yang rela berdiri karena tidak kebagian tempat duduk.
Acara ini dimulai dengan presentasi dari Imelda Akmal sendiri, materi yang di presentasikan meliputi teori-teori arsitektur, lalu pentingnya sebuah media maupun publikasi bagi perkembangan arsitektur interior indonesia, karena beberapa tahun yang lalu, karya-karya arsitektur maupun interior di Indonesia hampir semua tidak diketahui oleh masyarakat baik itu masyarakat lokal maupun internasional. Hal inilah yang melatarbelakangi keinginan seorang Imelda Akmal terjun ke profesi sebagai penulis Arsitektur maupun Interior. Pada kesempatan ini juga, Imelda Akmal secara sekilas menceritakan perjalanan karirnya, dimana berawal dari keprihatinannya mengenai Arsitektur lokal yang tidak dikenal oleh dunia. Hal ini dikarenakan masih sedikit dari arsitek yang mau mendokumentasikan maupun mempublikasi karya mereka.

Untuk itulah dalam presentasinya, dia mengajak para arsitek dan desainer interior di surabaya untuk mempublikasikan karya-karya mereka agar lebih dikenal dan diketahui oleh orang lain, selain itu publikasi adalah bagian dari tanggung jawab arsitek/desainer terhadap karya yang telah dibangun,karena karya yang telah dibangun tidak hanya berdampak kepada pemilik rumah, tapi juga berdampak pada lingkungan sekitar, bahkan jika berskala besar maka akan berdampak pada tatanan kota misalnya..Untuk itulah perlu dipublikasikan agar ide-ide yang telah terbangun tersebut dimengerti alasannya oleh masyarakat awam sekalipun.

Kemudian pada presentasi yang kedua diisi oleh rekan-rekan mahasiswa ITB yang menamakan komunitas mereka “vidour”, komunitas yang ber “ide” kan mem “film” kan atau mem “video” kan karya arsitektur. mereka menyajikan presentasi dan ide yang boleh dibilang cukup unik bagi penulis dan masih belum banyak peminatnya ataupun yang mengetahuinya. Jika selama ini publikasi arsitektur maupun interior didukung oleh fotografi yang menyajikan foto-foto karya, maka vidour ini mempunyai ide untuk memfilmkan suatu karya. Salah satu prinsip mereka adalah, picture = 1000 words, video = 1000:000 words..dalam presentasi mereka,para peserta disuguhi oleh video-vidoeo karya luar negeri maupun karya video yang mereka buat sendiri. Vidour ini dalam presentasinya juga mencoba mengajak rekan-rekan desainer di surabaya untuk bergabung ke komunitas mereka.

Deskripsi singkat mengenai Vidour adalah sbb :

Vidour means of education and knowledge in the field of architecture.
To convey information more attractive and interactive so that it can be accepted
by everyone, we use multiplatform media such as: video, web, interactive media,
and mobile application.

With our vision to documenting and socialize architecture dynamically different to the people all over the world, vidour sure can be your future source to enrinch your
architecture vocabulary and information.

vidour is video+architecture

So, this is our first architecture documentary project
criticizing Campus Center: Contribution in Controversy

(our first architecture documentary project criticizing Campus Center: Contribution in Controversy)
a short architecture documentary about a unique new building design approach in Institut Teknologi Bandung’s heritage building preservation zone

Lack of Public Spaces in Bandung makes us need to do something. Using Car Free day as Spacio Temporal that public can enjoy. This Intervention has no any exact philosophy within it. In the end the most important thing is Our Rujakota makes Dago Car Free Day become more special for people to come and enjoy. And everyone seems to liked it. Smile that we’ve made is our Philosophy. That is Rujakota.
Play.Smile.Fun. Ikatan Mahasiswa Arsitektur Gunadharma

 

obeying rule never been this fun

Director : Andhang R.T
Production Manager : Ronaldiaz Hartantyo
Director of Photography : Adi Reza N.
Scriptwriter : Rofianisa
Host : Iffan Hafiza
Campus Center Architect : Baskoro Tedjo
music : Computer – State Shirt

Presentasi yang ketiga adalah dari bpk soni selaku fotografer,menjelaskan bagaimana teori2 fotografi di bidang arsitektur dn interior,bagaimana mengambil sudut pandang yg pas,lighting, timing saat memotret dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s