Berita Duka

Rekan arsitek, tulisan ini saya buat atas dasar keprihatinan dan duka akan satu berita dari teman seprofesi kita.
http://m.tempointeraktif.com/2011/04/12/326997/

 

Teman kami, Revianti Oksinta (26th) merupakan arsitek muda yg tewas ketika melakukan inspeksi proyek yg ditugaskan kantor. Menurut informasi, almarhumah terjatuh dari ketinggian sekitar 8 m ketika melakukan pengecekan plafond pada gedung fisiologi FKUI. Terlepas dari faktor kecelakaan dan usia dari Tuhan yg empunya hidup manusia, kecelakaan tersebut membuat saya berpikir mengenai tugas dan tanggung jawab kita sebagai arsitek.

Tak bisa dilepaskan juga, bahwa melakukan inspeksi proyek merupakan tanggungjawab kita sbg arsitek, tetapi seringkali kita (atau mungkin dalam hal ini parameter-nya saya) menjadi lupa akan hal-hal penting menyangkut keselamatan, baik diri sendiri maupun para pekerja kita.

Saya tidak mengerti mengenai ketentuan atau regulasi apapun mengenai keselamatan pekerja atau arsitek ketika sedang bertugas. Seperti hal lainnya di Indonesia, regulasi pun seringkali terabaikan, jikalaupun ada. Tetapi logikanya saya berpikir mengenai peralatan keselamatan standar seperti helm proyek atau mungkin tali pengaman, jika yg bersangkutan harus berjalan meniti sesuatu di ketinggian.
Saya tidak tahu dgn rekan arsitek yg lain, tetapi saya sendiri pun terkadang lupa akan keselamatan diri ataupun pekerja di proyek. Seringkali menganggap tidak apa2 dan menjadi terbiasa. Mungkin almarhumah pun juga demikian..
Tapi hari ini Revi berpulang..

Hari ini cerita duka Revi membuat saya berpikir sudahkah saya atau rekan arsitek lain memperhatikan keselamatan diri atau anak buah atau pekerja di proyek? Sudahkah kita membekali pekerja kita dengan peralatan keselamatan standar untuk ke proyek? Sudahkah sebagai pemilik kantor, rekan arsitek memberikan perlindungan asuransi kepada para pekerja? Akankah terulang lagi kejadian-kejadian seperti ini? Ketika nyawa menjadi sesuatu yang murah akibat tidak dibiasakannya penggunaan peralatan keselamatan standar saat berada di lapangan?

Hari ini Revi berpulang.. Revi yg ceria seandainya bisa bercerita tentu akan dengan ceriwisnya berceloteh mengingatkan semua teman2nya untuk setidaknya lebih berhati2. Sebuah pelajaran dari teman yang sangat peduli akan teman2nya..

Saya sebagai arsitek yg sangat baru mulai berprofesi tak bermaksud menggurui rekan2 arsitek. Saya pun seringkali lalai. Saya hanya berharap tulisan ini dapat menjadi sebuah catatan kecil untuk diingat, direnungkan dan diteruskan
kepada sesama rekan dan para pekerja..
Selain itu, saya atas nama teman2 juga memohon doa dari rekan2 untuk almarhumah.

Terima kasih,
Anggraito Suhartono
Principal A+A Architecture Interior

One thought on “Berita Duka

  1. I just couldn’t depart your web site before suggesting that I actually loved the standard information a person supply in your guests? Is gonna be again steadily to investigate cross-check new posts

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s