Sayembara Desain Babakan Siliwangi

PRESS CONFERENCE RUANG PUBLIK INISIATIF PUBLIK “BANDUNG INISIATIF” Sayembara Desain Babakan Siliwangi Sabtu, 4 Juni 2011 Pukul 14.00 WIB Gedung Indonesia Menggugat Jl. Perintis Kemerdekaan 5, Bandung, Indonesia

Lokasi Gedung Indonesia Menggugat

Acara akan meliputi : Konferensi Pers, Diskusi, dan Launching Sayembara Dihadiri oleh : Arsitek akademisi maupun profesional Seniman Akademisi Pengusaha Media Komunitas berbagai bidang dan lainnya.

Wilayah Perancangan

Wilayah sayembara

Juri dan Penyelenggara

 
JURI
Juri dalam sayembara ini mengambil dari banyak sudut pandang, yaitu :
  1. Arsitek Profesional dan Akademisi
  2. Seniman dan Akademisi
  3. IALI dan akademisi
  4. Pengusaha
  5. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
  6. Media
    Perwakilan LBH Bandung
  7. Bandung Heritage / IAI
Penyelenggara Kegiatan Sayembara ini adalah Konsorsium yang terdiri dari :
  1. Walhi Jawa barat
  2. Urbane Community
  3. DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda)
  4. House The House
  5. Museum Braga
  6. Arsitektur Hijau
  7. FIMA Jabar
  8. BICONS
  9. U-Green ITB
  10. IALI (Ikatan Arsitek Landscape  Indonesia)

Sayembara Desain Babakan Siliwangi

TUJUAN 
  1. Membangun kesadaran dan partisipasi kolektif publik Kota Bandung dalam menata ruang publik di Kota Bandung
  2. Lahirnya konsepsi model penataan ruang terbuka hijau Babakan Siliwangi berdasarkan nalar publik Kota Bandung

SASARAN

  1. Memancing partisipasi publik dalam melakukan intervensi terhadap ruang publik.
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ruang publik di kota.
  3. Menggali potensi dari seluruh kalangan masyarakat.
TARGET PESERTA
Target Peserta dalam Sayembara ini adalah sebagai berikut :
  • Umum
Peserta adalah warga negara Indonesia dengan latar belakang pendidikan apapun, tidak     harus berkaitan dengan perancangan (arsitek, lansekap, desain, dsb). Bisa berupa     perorangan dan kelompok. Jumlah anggota kelompok tidak dibatasi.
  • Remaja (SMP-SMA)

Peserta adalah pelajar SMP-SMA kota Bandung dan berupa kelompok dengan anggota tidak     dibatasi. Pendaftaran dilakukan atas nama peserta yang bersangkutan dan mencantumkan     nama sekolah asal (boleh lebih dari satu sekolah)

  • Anak (SD)
Peserta adalah pelajar SD kota Bandung dan berupa kelompok dengan anggota tidak     dibatasi. Pendaftaran dilakukan atas nama peserta yang bersangkutan dan mencantumkan     nama salah satu orangtua / wali
WAKTU PELAKSANAAN
 
Pengumuman & pendaftaran                     | 5 Juni –  20 Juni 2011
Aanwijzing & Workshop                           | 21 Juni 2011
Pembuatan Karya                                     | 21 Juni – 21 Juli 2011
Pemasukan Materi Paling lambat                | 21 Juli 2011
Penjurian                                                | 22 Juli – 29 juli 2011
Voting at Social Network                          | 22 Juli – 29 Juli 2011
Pengumuman Pemenang                            | 30 Agustus 2011
Penyerahan Hadiah                                   | 31 Agustus 2011

Peserta diminta untuk memasukkan karya nya pada format kertas ukuran A1 dengan jumlah maksimal 4(empat) lembar yang dilekatkan diatas panel ringan dan kaku seukuran tepat A1 (tidak lebih besar). pada gambar karya tidak diperkenankan untuk mencantumkan identitas kecuali nomor pendaftaran peserta pada sudut kanan atas gambar berukuran 5×5 cm

Gambar-gambar yang perlu ada pada panil sayembara :
•    Konsep Perencanaan dan Perancangan
•    Rencana Tapak, Skala 1 : 250-400
•    Gambar Tampak dan  Potongan, Skala 1 : 250-400
•    Gambar Perspektif / sketsa suasana
•    Penjelasan lain yang dianggap perlu

Pendaftaran dapat dilakukan via email ke babakan_siliwangi@yahoo.com  dengan mencantumkan :

  1. Nama kelompok
  2. Anggota kelompok
  3. Email yang dapat di hubungi
  4. Telepon yang dapat di hubungi

Biaya Pendaftaran : Rp. 100.000,- bisa di transfer ke Rekening BCA a/n Dicky Santosa 686 000 44 86

Tanya jawab hanya dapat dilakukan melalui email di babakan_siliwangi@yahoo.com

 

 HADIAH SAYEMBARA

Umum
•    Pemenang   I    Rp. 7.500.000 ,–
•    Pemenang  II    Rp.   4.000.000,–
•    Pemenang III   Rp.   2.000.000,–.

Remaja
•    Pemenang   I     Rp.  3.000.000 ,–
•    Pemenang  II     Rp.  2.000.000,–
•    Pemenang III     Rp.  1.000.000,–.
Anak
•    Pemenang   I     Rp.   3.000.000 ,–
•    Pemenang  II     Rp.   2.000.000,–
•    Pemenang III    Rp.    1.000.000,–.

KRITERIA  PENILAIAN 

 
Kriteria Penilaian sayembara meliputi :
–    Aspek Ekologi
Rancangan Babakan Siliwangi harus mampu menjaga dan melindungi ekosistem yang sudah terbentuk

–    Aspek Ekonomi
Rancangan Babakan Siliwangi harus menunjukkan strategi untuk meningkatkan nilai secara ekonomis, baik itu untuk pengelolaan kawasan maupun sebagai pemasukan daerah.

–    Aspek Sosial dan Budaya
Rancangan Babakan Siliwangi harus mampu menciptakan kualitas ruang publik yang lebih universal dimana setiap orang dari golongan mana pun tidak akan merasa terdiskriminasi.

Peserta diberi kebebasan untuk menyampaikan idenya dalam bentuk apapun, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah bahwa maksud ide tersebut jelas dan komunikatif.

Latar Belakang

Wilayah Babakan Siliwangi

Babakan Siliwangi merupakan salah satu dari kawasan lindung ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung. Lokasinya berbatasan dengan Jalan Siliwangi dan Jalan Taman Sari dengan luas kurang lebih 8 ha. Di dalam kawasan ini termasuk Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Sarana Olahraga (Sorga), dan lahan terbuka yang masih ditumbuhi pepohonan rindang. Luas ruang terbuka hijaunya sendiri kurang lebih 7 ha (71.000 m2). Sedangkan ruang terbuka hijau yang masih memiliki pohon tegakan hanya sekitar 3, 7 Ha yang berbentuk Tapal Kuda.

Babakan Siliwangi dahulunya terkenal dengan nama hutan Lebak Gede. Pembangunan demi pembangunan mengiringi kisah kawasan tersebut. Gambar Babakan Siliwangi Dalam buku ‘Album Bandung Tempo Dulu’, perkembangan Babakan Siliwangi Dapat diterangkan perkembangan Babakan Siliwangi sebagai berikut :

  • 1930-an di Lebak Gede tersebut terdapat hamparan sawah yang sangat luas.
  • 1940-an di sebelah barat Baksil (sekarang Sabuga) bermunculan rumah penduduk.
  • 1940-an banyak rumah-rumah penduduk dibangun di sebelah barat Baksil.
  • 1970-an, muncul komplek seni dan budaya serta rumah makan di Baksil.
  • 1990-an, pembangunan Sabuga dan Sarana Olah Raga Ganesha (Sorga)
  • 1990-an, kawasan Baksil dibangun menjadi kawasan wisata alam yang terbuka untuk umum dan tidak eksklusif untuk ITB.

Pada saat ini, ruang terbuka di Kota Bandung sangat kurang dan kualitas udara saat ini yang buruk. Maka sangat diperlukan lahan hijau sebagai paru-paru kota. Kondisi saat ini Babakan Siliwangi adalah satu-satunya hamparan hijau yang masih tersisa di Kota Bandung. Kawasan Babakan Siliwangi adalah satu-satunya kawasan hamaparan hijau yang tersisa di Kota Bandung. Kawasan Babakan Siliwangi adalah ruang terbuka hijau (RTH) yang di atasnya sebenarnya tidak boleh didirikan bangunan apalagi bangunan tinggi seperti hotel atau apartemen. Persepsi ini berangkat dari kepentingan ekologis yang tidak memandang kawasan Babakan Siliwangi sebagai kawasan terlantar tapi lebih sebagai hutan kota sehingga wajar jika terdapat banyak hamparan pepohonan.

Kondisi Babakan Siliwangi saat ini kurang tertata dan terawat. Tidak ada penerangan sehingga tidak dapat dimanfaatkan pada malam hari. Merupakan ruang publik yang merupakan tempat bersosialisasi dan berinteraksi. Sering dimanfaatkan para seniman untuk berkegiatan dan berbudaya. Sistem persampahan kawasan Babakan Siliwangi termasuk TPS Tamansari, PAB domestic tidak masuk ke riool kota, Baku mutu daerah itu telah melebihi batas (HMTL) dan Bukan merupakan resapan air tetapi aliran air dan tangkapan air hujan serta berfungsi melindungi kawasan di bawahnya.

Memperluas Partisipasi Publik Kota Bandung

Unsur keterlibatan masyarakat dalam perencanaan kota merupakan sesuatu yang hal yang sudah harus diakomodasi baik oleh pemerintah maupun perencana kota. Konflik merupakan suatu bentuk pembelajaran, namun konflik harus dapat terselesaikan agar dihasilkan konsensus yang baik. Pada kasus ini, upaya pembelajaran yang dilakukan dilakukan dengan pendekatan interverensi desain, bujukan, mediasi, kerjasama, maupun advokasi.

Perluasan partisipasi publik Kota Bandung dalam menata Babakan Siliwangi adalah bentuk keterlibatan aktif pubik kota Bandung yang nyata. Oleh karena itu, posisi Sayembara Inisiatif Publik Ruang Publik yang akan diselengarakan adalh upaya nyata mewujudkan dan membangun kesadaran kolektif publik kota Bandung untuk menjadi bagian dari ekosistem sosial dan Ekologi Kota Bandung.

2 thoughts on “Sayembara Desain Babakan Siliwangi

  1. pingin ikut dg segala kemampuan yang pernah aku dptkan, siapa sangka bsa berbagi ilmu dan pengalaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s