Tradisi Penggantian Atap di Kabuyutan Trusmi

 

Report ini adalah dokumentasi prosesi Memayu yaitu tradisi penggantian atap alang-alang di Kabuyutan Trusmi, Cirebon yang dilakukan 3-5 November 2012 yang lalu yang dilakukan oleh masyarakat lokal Trusmi sendiri secara mandiri, independen dan berkelanjutan.

Kunjungan pada pelaksanaan tradisi ini juga merupakan penjajakan dan uji coba untuk mempersiapkan lokasi magang dalam program Residensi Arsitektur Tradisional Nusantara oleh Badan Pelestarian dan Pengkajian Arsitektur dan Lingkungan IAI yang dilakukan selama 2 hari 2 malam dengan tinggal dan menginap di rumah penduduk, diikuti oleh 6 peserta yaitu Yulianto Qin, Priscilla Epifania, Kurniawan Wijaya, Guntur Haryadi, Nafiah Solikhah, dan Indah Sulistiana.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk memahami metode dan kronologi, mekanisme kerja partisipatif masyarakat adat dan untuk mengeksplorasi keterampilan teknik tradisional yang masih digunakan.

Untuk dapat mewujudkan program magang itu sendiri, relasi dengan masyarakat lokal harus selalu dibina, karena masih ada tradisi penggantian atap sirap kayu yang akan dilakukan tahun 2014, tetapi persiapannya sudah dilakukan sejak Januari 2013.

Badan Pelestarian pun mempersiapkan momen tradisi pembuatan dan penggantian atap sirap kayu ini sebagai program magang Residensi Arsitektur Tradisional Nusantara 2014 yang akan datang.

Semoga bermanfaat,

Indah Sulistiana

Badan Pelestarian IAI Nasional

Link download :

Dokumentasi Tradisi Penggantian Atap di Kabuyutan Trusmi.doc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s